Headline

Inilah Produk-produk Gagal Merk Terkenal

Bisnis dimana saja dan kapan saja?
Ingin Punya Bisnis Sendiri ? Bisnis yang bisa dijalankan oleh siapa saja, dari mana saja dan kapan saja?
bisnis.kmicenter.com
Pasang Iklan di Sini www.kmicenter.com Ingin Punya Bisnis Sendiri ? Bisnis yang bisa dijalankan oleh siapa saja, dari mana saja dan kapan saja? arrow
Ads by Google info

solusipedia.com – Jika anda menyukai film-film superhero yang ada saat ini, maka nama Marvel tidak akan asing lagi. Kita tahu sebelum film itu muncul, karakter superhero tadi berasal dari komik yang bekerja di bawah Marvel Comics. Pendiri studio komik ini adalah Martin Goodman yang memulai perusahaannya pada 1939 dan terus memproduksi sejak mereka terbit. Tentu tidak semua laku komik seperti Spiderman, X-Men, Thor, the Avengers, the Fantastic Four, dan the Guardians of the Galaxy mengalami pasang surut dan tak selalu berhasil.

Pada 1993 industri komik Amerika Serikat berada di titik jenuh, Marvel pernah mempertimbangkan untuk mengakhiri sejarah panjang mereka karena terus merugi sampai akhirnya menemukan medium baru untuk memperoleh uang. Film adalah tempat mereka sekali lagi sukses di pasaran, meski tidak semua film Marvel laku. Film Howard the Duck adalah salah satu contoh kegagalan Marvel. Namun, Marvel membalasnya dengan kesuksesan seri Blade dan X-Men. The Avengers, merupakan film Marvel pertama yang memperoleh pendapatan hingga satu miliar dolar.

Tapi tidak semua perusahaan punya keberuntungan seperti Marvel, yang kesuksesannya membuat Disney bersedia membayar 4,3 miliar dolar untuk membeli hak studio itu. Ada banyak perusahaan lain yang membuat produk baru, yang meski sangat baik secara kualitas, tapi tidak laku di pasaran. Tidak hanya merugi, beberapa perusahaan harus memperbaiki citra perusahaan yang berantakan karena produk gagal tersebut. Citra perusahaan yang tercoreng membuat perusahaan merogoh kocek dalam-dalam karena mesti mengulang iklan dan memperbaiki cap buruk akibat produk gagal tersebut.

Perusahaan otomotif Ford misalnya pernah merilis produk mobil bernama Edsel yang dibuat pada 1957. Saat itu, Ford merupakan perusahaan besar dengan pendapatan mencapai 4,6 miliar dolar. Edsel adalah usaha Ford untuk menjual kendaraan bagi kelas menengah. Saat itu, Ford mengeluarkan dana lebih dari 350 juta dolar atau setara 2,9 miliar dolar hari ini. Namun, karena promo berlebihan dan harga mobil yang terlalu mahal, Edsel tidak laku dijual. Akibatnya tidak hanya merugi, citra Ford sebagai perusahaan otomotif Amerika yang menjual produk bermutu tercoreng. Butuh waktu bertahun-tahun bagi Ford untuk bisa memperbaiki citra mereka yang rusak.

Nasib buruk juga dialami perusahaan komputer Hewlett Packard yang membuat TouchPad pada 2011. Saat itu, HP merupakan perusahaan komputer raksasa dengan pendapatan mencapai 126 miliar miliar dolar. Pada Juli 2011, HP memperkenalkan TouchPad sebagai usaha untuk menyaingi iPad dari Apple. Dengan kualitas video dan proses data yang lebih cepat, TouchPad merupakan produk yang bisa menyaingi iPad dari harga maupun spesifikasi. Namun karena kegagalan promosi dan citra yang tidak sesuai dengan HP, Touchpad tidak laku dan semua ini malah membuat perusahaan merugi hingga $885 juta dolar.

Salah satu merek yang pernah gagal dalam mengembangkan produk adalah Clairol, salah satu anak cabang perusahaan dari Procter & Gamble. Pada 1979 mereka mengembangkan produk bernama Clairol Touch of Yogurt Shampoo. Saat itu, P&G sebagai perusahaan memperoleh pendapatan perusahaan mencapai 8,1 miliar dolar, angka ini sangat tinggi untuk perusahaan yang memang fokus pada kebutuhan sehari hari. Namun, kemunculan produk Clairol Touch of Yogurt Shampoo, sempat membuat pusing perusahaan itu.

Pada tahun 70an akhir dan 80an awal, muncul gerakan yang menganjurkan orang-orang urban untuk menggunakan produk dengan bahan dasar alami. Salah satunya adalah susu. Banyak yang percaya bahwa produk olahan susu bisa digunakan untuk perawatan rambut, termasuk yogurt. Ini yang membuat P&G lantas memulai kampanye tentang pemanfaatan Yogurt untuk produk mereka. Itu yang kemudian membuat Clairol sebagai salah satu anak cabang perusahaan P&G Saat itu membuat sampo bernama Touch of Yogurt Shampoo. Sayang banyak orang yang salah paham, alih alih menggunakan sampo ini, mereka malah mengkonsumsinya.

Hal serupa juga dialami oleh Adolph Coors Company, meski berbeda nasib tapi pemasaran produk mereka yang bernama Coors Rocky Mountain Sparkling Water membuat pelanggan Adolp Coors kebingungan. Perusahaan yang fokus pada produk minuman beralkohol itu pada 1990 mencoba memasarkan air mineral kemasan yang diklaim berasal dari pegunungan Rocky di Amerika. Kesegaran air tersebut memang menjadi moto perusahaan yang mengklaim bir buatan mereka dibuat dengan bahan air segar pegunungan asli Amerika.

Produk Gagal Merek Terkenalshare infografik

Adolph Coors Company telah berdiri sejak 1873. Produk air mineral mereka yang diberi nama Coors Rocky Mountain Sparkling Water merupakan respons dari gerakan minum alkohol yang semakin moderat. Produk ini juga diupayakan untuk bisa menjadi penengah bagi mereka yang ingin hidup sehat dan jauh dari alkohol. Namun, karena nama produk yang mirip dengan merek bir, konsumen bingung. Kampanye air mineral ini jadi bencana karena banyak orang yang salah membeli produk dan kerap membuat pelanggan kecewa. Hingga akhirnya pada 1997 mereka menghentikan penjualan air mineral mereka.

Hal serupa terjadi pada industri game. Setidaknya beberapa seri game yang buruk membuat studio perancang game tersebut mengalami kritik keras dan kerugian besar. Salah satunya adalah Call of Duty: Infinite Warfare yang dianggap sebagai seri terburuk dalam sejarah Call of Duty. Jalan cerita yang buruk, senjata yang aneh, dan seting di masa depan membuat game yang diproduksi oleh Activision dan dikembangkan oleh Infinity Ward menjadi bahan tertawaan. Tidak hanya gagal di pasar dengan penjualan yang buruk, game ini juga dianggap sampah oleh banyak kritikus, meski tidak sedikit yang menganggap hal ini berlebihan.

Menariknya ada beberapa kali kasus di mana produk yang dianggap buruk oleh kritikus dan pengamat, tapi mengalami penjualan yang baik. Game lain yang dianggap buruk dan sempat membuat perusahaan mengalami kebingungan adalah Final Fantasy XIII yang dibuat oleh Square Enix. Meski dianggap sebagai seri yang buruk toh tidak membuat Square Enix berhenti mengembangkan spin off game ini hingga dua game lain. Penjualan Final Fantasy XIII juga relatif sukses mencapai 1,9 juta copy mendorong Square Enix untuk membuat sequel Final Fantasy XIII-2 dan Lightning Returns: Final Fantasy XIII.

Salah satu kegagalan paling epik produk yang dibuat merek terkenal adalah Zune, layanan musik dan produk pemutar musik digital dari Microsoft. Kegagalan produk Microsoft ini disebabkan banyak hal, misalnya pada 2009 ribuan produk Zune tiba-tiba beku dan hang karena perangkat lunak mereka mengalami gangguan. Selain gagal mengimbangi iPod dan iTunes, Zune buatan microsoft juga memiliki kelemahan dalam hal perlindungan data konsumen, Divisi Microsoft yang fokus pada pengembangan alat dan hiburan mengalami kerugian sebesar 1,3 miliar dolar pada 2006 dan 1,9 miliar pada 2007. Saat ini Zune benar-benar ditinggalkan dan nyaris tidak dipedulikan oleh Microsoft.

Jadi, nama-nama besar ternyata tak selalu sukses meluncurkan produk. Namun, mereka bisa tetap besar karena mampu menutup kegagalan produk dengan kesuksesan produk lainnya.

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

Konsultasi online 24 jam
Konsultasi online 24 jam
Hai Sobat KMI CENTER, Kami ada disini untuk membantu Menyelesaikan permasalahan Anda. Silahkan ketik Permasalahan Anda Dibawah ini :
Connecting...
Maaf Semua Operator kami sedang sibuk melayani Customer. Silahkan Coba Lagi nanti atau tinggalkan pesan.
Maaf Semua Operator kami sedang sibuk melayani Customer. Silahkan Coba Lagi nanti. Terima kasih.
:
:
:
Punya permasalahan Keuangan, Karir, Bisnis yang cukup pelik ataupun Pertanyaan seputar kmicenter ??? Ayo Konsultasikan sekarang.
:
:
Sesi Chat sudah Berakhir
Bagaimana Penilaian Anda mengenai kualitas pelayanan kami?
Sangat Puas Kurang Puas
KMI CENTER
Pendaftaran Akun Baru
Silahkan Registrasi terlebih dahulu

Reset Password
Compare items
  • Laptops (0)
  • Mobiles (0)
Compare
0

Send this to a friend

Hi, this may be interesting you: Inilah Produk-produk Gagal Merk Terkenal! This is the link: http://kmicenter.com/inilah-produk-produk-gagal-merk-terkenal